Showing posts with label Electric. Show all posts
Showing posts with label Electric. Show all posts

Relay adalah Switch yang di oprasikan oleh sirkuit arus rendah dan di kontrol oleh oprasi sirkuit arus lebih tinggi. Sirkuit arus rendah mentenagai elektromagnet kecil yang menggerakan serangkaian kontak berpegas swictching arus yang lebih tinggi.

Voltage turun bisa dijaga minimum dengan menjaga sirkuit arus tinggi sependek mungkin sementara memicunya dari lokasi jauh. 

Relay terdiri dari 3 type :

  1. Normally Open paling umum dan digunakan untuk menyalakan sirkuit.
  2. Normally closed ini di pakai untuk membuka sirkuit seperti sirkuit WOT Air Conditioning Compressor.
  3. Relay Transfer di pakai untuk mentranfer voltase dari satu sirkuit ke yang lainya seperti sirkuit kecepatan tinggi ke sirkuit ke kecepatan rendah pada kipas pendingin.
Untuk Cara Kerjanya Contoh pada Relay 4 kaki Normally open. :

Normally Open
Pada gambar di samping telihat sebuah Relay Normally open yang di gambarkan terminal 3 (86)
terminal 1 (85)
terminal 4 (30)
terminal 2 (87)

Untuk cara kerjanya itu sendiri misal kita mau merakit sebuah maka gambarannya seperti gambar di bawah ini. Dimana arus mengalir keterminal 36 kemudian melewati Sekring (fuse) dan ke kontak atau saklar dan apabila saklar di hubungkan maka arus mengalir melewati kumparan dan keluar ke 85 yang langsung ke masa. karna di kumparan di aliri arus maka terjadilah kemagnetan dan mengakibatkan kontak point tertarik dan menyambungkan terminal 30 dan 87 maka aruspun mengalir dari 30 battray melewati fuse masuk keterminal 30 dan keluar dari 87 dan langsung ke klakson dan klakson itu sendiri langsung ke massa. sehingga pada posisi seperti ini klakson berbunyi.













Sekian penjelasan tentang relay beserta cara kerjanya semoga bermanpaat dan apabila ada kekurangan mohon di beri koreksi lewat comen agar saya bisa memperbaikinya. dan atrikel ini bisa bermanfaat buat kita semua.
Read More >>
      Untuk memahami bagaimana listrik bekerja, kita harus mengetahui sesuatu soal atom dan bagaimana muatan listrik bergerak dari satu atom ke yang lainnya. Semua terbuat dari atom yang tergabung dalam kelompok yang disebut molekul dan molekul menyusun material. Atom sangat kecil dan jutaan bisa cukup di ujung sebuah pin.

       Atom sendiri terbuat dari partikel yang lebih kecil lagi. Inti atom disebut nukleus tersusun dariproton dan neutron. Proton-proton dan neutron-neutron ini sangt kecil. Elektron yang ukurannya sekitar 1/1836 dari Proton dan Neutron, berputar di sekitar nukleus dalam orbit 3 dimensi atau kelopak. Jarak relatf dari orbit-orbit ini sedemikian rupa sehingga orbit luar memiliki radius sekitar
10.000 kali dari nukleus.

        Proton membawa muatan listrik positif sementara elektron membawamuatan negatif. Muatan ini saling meniadakan saat jumlah proton sama dengan jumlah elektron dan muatan keseluruhan atom netral. Positif dan negatif saling tertarik sementara positif menolak positif lainnya dan negatif menolak negatif lainnya. Neutron di dalam nukelus tak memiliki muatan namun membantu menyusun sebagian besar atom. Proton positif di nukleus saling menolak, namun tertahan di tempatnya di dalam nukleus. Namun elektron negatif di dalam orbitny, memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak dan akan memberi jarak untuk dirinya dengan jarak yang sama dari elektron lainnya.

        Ada banyak teori tentang kenapa elektron berputar di sekitar nukleus. Elektron yang bermuatan negatif tertarik dengan proton yang bermuatan positif yang akan menarik elektron ke arah nukleus, namun kecepatan rotasi di sekitar nukleus melempar mereka menjauh dari inti. Bagian yang kontroversial adalah apa yang menyebabkan elektron terus berputar di sekeliling intinya. Karena partikel subatom berperilaku berbeda terhadap partikel lebih besar penjelasan paling umum adalah muatan listrik memberikan energi yang dibtuhkan untuk menjaga elektron bergerak.
Saat ini dipastikan ada 114 elemen berbeda yang menyusun semua zat yang kita ketahu, meski diyakini sebenarnya ada
118. Ini dimulai dari Hidrogen dengan nomor atom 1, Helium dengan
2, Karbon dengan 6 dan penghitungannya berlanjut hingga Ununquadium dengan 114.

         Sebuah elemen adalah zat di mana semua atomnya identik dan ditentukan oleh jumlah proton di atom yang sama dengan nomor atomnya. Contohnya, setiap atom hidrogen memiliki satu proton dan satu elektron, tanpa neutron (Nomor Atom 1).
Setiap atom dari Helium punya dua proton, dua neutron dan dua elektron (Nomor Atom 2).









Setiap atom dari karbon punya enam proton, enam elektron, dan enam neutron(Nomor atom 6).Kesimpulannya, jumlah proton ditentukan elemen apakah itu.
Dengan menggabungkan elemen berbeda, atom terikat bersama untuk menyusun material berbeda.


Atom Carbon
       Sementara atom menjadi semakin rumit, jumlah elektron di sebuah orbit menjadi terlalu penuh, jadi orbit atau kelopak lain terbentuk dan elektron di dalam setiap orbit atau kelopak tetap
persis jaraknya dari nukleus. Kelopak/orbit terdekat ke nukleus bisa menahan dua elektron dan
kelopak selanjutnya bisa menahan
hingga delapan.
Karena ukuran orbitnya bertambah, maka jumlah elekton yang bisa dipertahankannya meningkat. Semakin besar nomor atomnya, semakin banyak kelopak/orbit yang dimilikinya (hingga 7 kelopak) dan itu menjadi semakin tebal. Namun, apapun atomnya,

          kelopak/orbit luar akan berisi minimum 1 elektron dan maksimum 8.
Elektron di kelopak dalam yang terdekat ke nukleus memiliki gaya tarik yang kuat terhadap proton dan yang ada di bagian terluar kelopak adalah yang terlemah. Jika kelopa luar atau, seperti juga disebut Valensi kelopak memiliki maksimum 8 elektron, mereka saling mendukung dan memberi kelopak luar ini kekuatan. Sementara jumlah elektron di kelopak luar berkurang, elektron bisa didorong keluar dari orbitnya. Sebuah aya bisa diberikan untuk membuat elektron "bebas" ini pindah dari satu atom ke yang lain
dan perpindahan ini adalah listrik.

Konduktor yang bagus seperti tembaga
Tembaga (konduktor)

1(Nomor Atom 29) memiliki sedikit elektron 18 di kelopak luar atau Valensi (hanya 1) yang 8 artinya elektron-elektron ini bisa dengan 2
mudah dibebaskan dari atom.






Insulator seperti argon 
(Nomor Atom18) memiliki kelopak luar yang penuh (8 elektron) yang membuatnya jauh lebih sulit untuk melepaskan elektron. Argon adalah gas lembam yang digunakan di dalam
bola lampu, atau sebagai pelindung untuk las listrik.





Kesimpulannya, listrik adalah gerakan bebas elektron atau partikel yang bermuatan negatif. Material yang merupakan konduktor yang bagus akan meiliki sedikit elektron di kelopak/orbit luarnya dan material yang memiliki banyak elektron di kelopak luarnya akan menjadi insulator. Sementara jumlah elektron di kelopak luar atau Valensi meningkat, semakin banyak usaha yang dibutuhkan untuk memindahkan elektron.

Read More >>
     

       Sebelum kita memulai memahami kelistrikan dan Elektronik, kita harus memahami bahwa listrik bisa berbahaya bagi kita dan kendaraan yang kita kerjakan.

       Listrik selalu mengambil jalur termudah ke massa atau mengakhiri sirkuit. Semakin tinggi tegangan/arus semakin mungkin itu bisa menyebabkan kita cedera. maka di sini ke hati hatian - hatian dan SOP perlu di terapkan agar berjalan dengan baik.

        Parahnya cedera dari sengatan listrik tergantung pada jumlah arus yang melewati tubuh dan selama apa ini berlangsung. Sedikitnya 100 mA (1/10 amp) mengalir selama 2 detik bisa cukup untuk menyebabkan kematian. 10 mA bisa menghilangkan kendali otak dan takbisa bergerak/kelumpuhan bisa terjadi. ini bisa mengakibatkan misalnya tangan mengatup disekitar poin kontak dan tak bisa melepaskan sehingga arus terus mengalir selama waktu yang lama menyebabkan lebih banyak kerusakan. selain itu, kejang otot bisa terjadi mengakibatkan jatuh ke area berbahaya. Tegangan serendah 50volt bisa menghentikan pungsi otot yg mengendalikan pernapasan. jantung bisa berhenti dengan arus 4 amp dan 5 amp bisa menyebabkan terbakarnya kulit dan jaringan.

       Seiring meningkatnya tegangan, begitu juga jumlah arus dan waktu yang di butuhkan utuk menyebabkan kerusakan berkurang secara seimbang. kerusakan jaringan bisa terjadi dalam miliDetik dan bisa mengakibatkan patal kerusakan organ internal. jika arus melewati dada, otot pernapasan dan jantung bisa terpengaruhi dan jika melalui otak, kerusakan sistem saraf otak bisa terjadi. kondisi basah atau kulit lembab banyak mengurangi tahanan ( hingga 100 kali lipat ) dan menambah aliran arus dengan kerusakan terjadi lebuh cepat dan lebih parah.

       Sementara Tegangan meningkat, pembusuran bisa terjadi yang juga bisa mengakibatkan terbakar dari suhu tinggi atau bahkan ledakan dalam beberapa kasus.

       Dengan elektronik, kita harus membatasi aliran arus agar kerusakan tak terjadi. Sementara kita meningkatkan tegangan, arus meningkat dengan sebanding.
Read More >>